Assalamu’alaikum..
sahabat akhwat dan ikhwan yang mudah-mudahan masih diberikan kesenangan,
kebahagiaan, kenikmatan, dan kesehatan yang Allah berikan demikian tak
terhingganya sehingga kawan-kawan sekalian dapat menemukan dan sempat membaca
muqodimah atau bisa dibilang pembukaan dalam memulai pembuatan blogger meliputi
bidang ‘ORSENI’ di pondok mahaluhur sabilussalam. Sholawat beserta salam
marilah kita haturkan pada pemuda pejuang agama kita, pangeran panglima besar
kita, pembela kebenaran, pejuang pembawa cahaya yang membawa kita dari jaman
kemagruman hingga jaman haji jamal 3 kali. Itulah dimana manusia semakin
mengetahui perubahan-perubahan dalam era globalisasi siklus gelap hingga
menjadi siklus yang amat terak menyala cetar ceter begini. Subhanallah…
Sahabatku, yang insya Allah masih dimuliakan Allah..
Dalam hidup kita
mengenal warna, mengenal rasa, dan mengenal raba. Memaknai hidup memang
terkadang mengenal waktu, dan terkadang pula tidak mengenal waktu. Keduanya
bercampur aduk hingga demikian menjadi sebuah oase dalam kehidupan. Fatamorgana
sering kali kita jumpai pada cahaya-cahaya yang demikian merabunkan lensa dalam
mata kita. Semua seakan membutakan sinyal-sinyal yang mampu terlihat, hingga
menjadi buram. Dalam kegelapan kita mengenal arti cahaya yang berarti. Namun di
dalam kehidupan ada awan mendung dan ada awan di antara kegelapan senja dan
malam. Kunang-kungan mengajarkanku arti sebuah kerlipan dunia yang sangat nyata
kecil dan berkilau. Mendung dan matahari terkadang saling berkaitan namun keduanya
dapat menciptakan keindahan, ketika sang butiran air dari langit turun lalu
cahaya datang menjemput pelangi yang indah nan mempesona. Itulah bagaimana
manusia seperti pelangi yang menjulang tinggi dan bewarna penuh imajinasi…!!!
Kumpulan warna dan kreasi
pada pelangi itu adalah inspirasi. Dari kekuatan imajinasi kita bisa
mengumpulkan sebuah karya dalam diri kita. Kita bisa mengambil sebuah kejadian,
pengamalan, moment hidup, bacaan, kenangan, dan kisah-kisah sejarah penting
yang dapat kita jadikan bahan modal dalam menggali sebuah potensi dalam hidup.
Entah mungkin dalam jarak dekat atau jauh, entah mungkin dari semenjak kecil
atau bahkan menunggu tua, entah sampai kapanpun, sebuah imajinasi, sebuah
karya, sebuah ciptaan baru nan unik dari tangan, atas dasar hati kita, kita
mampu membuat sebuah karya apabila kita mau, mampu, dan berusaha. Oleh karena
itu, demi radar-radar yang bersinyal edge, kadang ada kadang ngga ada. Ayooo
pilih simpati biar senengnyaa pooool…!! Hahahaha.
*magruuum…*
*magruuum…*
Pokoknya maaah… biar
kita bisa menggapainya, kita harus bisa mengatur pola diri kita dulu. Baru bisa
mengatur dunia. Dunia mu…duniaku…menjadi satu. Eciiiieh… :D
Wassalam. ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar